Prabowo Puji Modi di Depan Komunitas India, Sinyal Hangat dari Jakarta

Berita48 Views

Prabowo Puji Modi di Depan Komunitas India, Sinyal Hangat dari Jakarta Presiden Prabowo Subianto menghadiri Indian Community Reception bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta International Convention Center, Senayan, Jakarta, pada Selasa malam, 7 Juli 2026. Acara tersebut menjadi salah satu agenda paling hangat dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia. Di depan komunitas India, Prabowo menyampaikan sambutan yang tidak hanya berisi diplomasi resmi, tetapi juga pengakuan personal bahwa dirinya mengagumi kepemimpinan Modi.

Prabowo Bicara Langsung di Hadapan Komunitas India

Suasana resepsi komunitas India berlangsung khidmat dan penuh keakraban. DetikNews melaporkan acara diawali dengan lagu kebangsaan kedua negara, lalu dilanjutkan sambutan dari kedua pemimpin. Prabowo menyampaikan rasa terima kasih karena dapat bertemu langsung dengan komunitas India di Indonesia, sekaligus kembali menyampaikan sambutan hangat kepada Modi atas kunjungannya ke Tanah Air.

Kehadiran Prabowo dalam acara ini terasa berbeda karena ia tidak hanya hadir sebagai kepala negara yang mendampingi tamu kenegaraan. Ia juga tampil sebagai pemimpin yang ingin memperlihatkan hubungan personal dengan India. Dalam sambutannya, Prabowo mengenang pengalamannya sebagai tamu utama pada peringatan Hari Republik India pada 26 Januari 2025. Ia menyebut kehormatan itu terasa istimewa karena Presiden pertama RI, Soekarno, pernah menjadi tamu utama pada perayaan Hari Republik India pertama pada 1950.

Kalimat yang Langsung Menjadi Sorotan

Bagian paling ramai dibicarakan dari pidato Prabowo adalah pengakuannya kepada Modi. Di hadapan komunitas India, Prabowo menegaskan dirinya tidak ikut campur dalam politik dalam negeri India. Namun, ia menyebut dirinya sebagai pengagum pribadi Shri Narendra Modi. Pernyataan itu dikutip luas oleh media nasional karena keluar dalam forum yang dipenuhi komunitas India dan menjadi bagian dari agenda diplomatik penting.

Pernyataan tersebut memberi warna lebih personal pada hubungan kedua pemimpin. Dalam diplomasi, pujian antar pemimpin biasanya disampaikan dengan bahasa hati hati. Namun, Prabowo memilih kalimat yang lebih langsung. Ia tidak hanya memuji kerja sama negara, tetapi juga menyebut kekaguman pribadinya terhadap figur Modi.

“Kalimat Prabowo tentang Modi tidak sekadar basa basi panggung. Di ruang diplomasi, pengakuan personal seperti itu sering menjadi pintu untuk hubungan kerja yang lebih cair.”

Modi Menyebut Prabowo Sahabat Sejati India

Sambutan hangat itu dibalas oleh Modi dengan nada serupa. DetikNews melaporkan Modi menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang diberikan Prabowo dan rakyat Indonesia. Ia menyebut Prabowo sebagai sahabat sejati India dan mengaku terkesan dengan penghormatan yang diterimanya sejak tiba di Indonesia.

Modi juga menyinggung antusiasme masyarakat Indonesia terhadap India. Ia menyebut sambutan di Istana, senyum anak anak sekolah, dan semangat anak muda Indonesia sebagai pengalaman yang sulit ia ungkapkan dengan kata kata. Pada acara yang sama, Modi juga mengangkat kedekatan budaya, termasuk popularitas lagu India di Indonesia.

Di hadapan komunitas India, Modi bahkan memakai rujukan budaya populer ketika menyebut bahwa bila India dan Indonesia berjalan bersama, bukan hanya “Kuch Kuch” yang terjadi, tetapi akan banyak hal yang bisa dicapai bersama. Kalimat itu langsung terasa akrab karena frasa tersebut merujuk pada film India yang sangat dikenal publik Indonesia.

Kunjungan Modi Berlangsung Tiga Hari

Kedatangan Modi ke Indonesia sudah dimulai sejak Senin, 6 Juli 2026. Kementerian Sekretariat Negara mencatat Prabowo menyambut langsung ketibaan Modi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat yang membawa Modi dikawal tiga pesawat tempur F 16 dan dua Sukhoi saat memasuki wilayah udara Indonesia, lalu mendarat sekitar pukul 17.20 WIB.

Penyambutan itu memperlihatkan tingkat penghormatan tinggi dari Indonesia kepada India. Prabowo menyambut Modi di bawah tangga pesawat, lalu keduanya berjalan melewati pasukan jajar kehormatan, diiringi musik instrumental dan dentuman meriam salvo enam kali. Sejumlah pejabat hadir, termasuk Menko Polkam Djamari Chaniago, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ini menjadi lawatan kedua Modi ke Indonesia setelah kedatangannya pada 2018. Setneg mencatat Indonesia dan India telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1951, dengan kerja sama meliputi perdagangan, investasi, pertahanan, keamanan maritim, energi, teknologi, pendidikan, hingga hubungan antarmasyarakat.

Resepsi Komunitas Menjadi Penutup yang Hangat

Acara Indian Community Reception digelar setelah rangkaian agenda kenegaraan yang padat. DetikNews menyebut pertemuan komunitas India berlangsung Selasa malam, setelah Prabowo dan Modi menyambangi Gedung DPR MPR. Agenda itu memberi ruang yang lebih cair dibanding pertemuan bilateral di Istana, karena komunitas India menjadi pusat perhatian.

Dalam acara seperti ini, diplomasi tidak hanya berjalan melalui nota kesepahaman atau pernyataan pers. Kehadiran komunitas diaspora memberi wajah sosial pada hubungan dua negara. Warga India yang tinggal dan bekerja di Indonesia menjadi penghubung langsung antara kedua masyarakat. Mereka hidup di tengah masyarakat Indonesia, menjalankan usaha, bekerja di berbagai sektor, membangun keluarga, dan ikut memperkuat hubungan lintas budaya.

Prabowo tampak memahami posisi penting itu. Dengan hadir langsung, ia menunjukkan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya berada di tingkat pemimpin. Ada komunitas yang menjaga hubungan itu tetap hidup dalam keseharian.

Penghargaan Tertinggi untuk Modi

Sebelum resepsi malam, Prabowo juga menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Modi di Istana Merdeka. Setneg mencatat penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan bangsa Indonesia atas peran Modi dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India. Prabowo menyampaikan terima kasih karena Modi bersedia menerima tanda kehormatan tertinggi dari Indonesia.

Dalam keterangannya, Prabowo menyebut penghargaan itu diberikan atas kepemimpinan Modi dan kontribusinya dalam mempererat hubungan Indonesia India hingga mencapai tingkat kemitraan strategis komprehensif. Ia juga menyebut dukungan Modi terhadap berbagai program dan proyek yang membantu pembangunan Indonesia.

Modi menyampaikan penghargaan itu ia terima sebagai cerminan hubungan dekat antara Indonesia dan India. Prabowo juga mengingatkan bahwa tanda kehormatan yang sama pernah diberikan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru, atas perannya dalam memperkuat hubungan kedua negara dan kontribusinya sebagai salah satu pelopor Gerakan Nonblok.

Enam Belas Kesepakatan Mengiringi Kunjungan

Pujian Prabowo kepada Modi muncul di tengah rangkaian kerja sama yang cukup besar. Setneg mencatat pertemuan Prabowo dan Modi di Istana Merdeka menghasilkan 16 kesepakatan. Dokumen yang diumumkan mencakup bidang pertahanan, energi, kesehatan, kebudayaan, teknologi, pertanian, tata kelola pemilu, riset, dan rantai pasok baja.

Salah satu poin yang paling menonjol adalah kontrak sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos dan Kementerian Pertahanan Indonesia. Ada pula kerja sama rudal udara ke udara antara Bharat Dynamics dan Republikorp. Selain itu, Indonesia dan India juga menandatangani kerja sama pengelolaan bencana, mineral dan teknologi untuk rantai pasok baja, tenaga kesehatan, produk medis, pertanian, telekomunikasi, riset, serta rencana konservasi Kompleks Candi Prambanan.

Reuters juga melaporkan kedua negara menandatangani sejumlah kesepakatan dalam kunjungan tersebut, termasuk kerja sama mineral kritis, pertanian, dan pertahanan. Reuters menyebut India akan memasok sistem rudal jelajah BrahMos dan rudal udara ke udara Astra kepada Indonesia, sementara sumber India menyebut nilai kesepakatan BrahMos sekitar 630 juta dollar AS.

Kerja Sama Ekonomi Ikut Dibahas

Selain pertahanan, ekonomi menjadi bagian penting dalam pembicaraan Prabowo dan Modi. Setneg mencatat kedua pemimpin berkomitmen meningkatkan perdagangan melalui percepatan Indonesia India Preferential Trade Agreement serta peninjauan ASEAN India Trade in Goods Agreement. Prabowo juga menyambut perkembangan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR antara Indonesia dan India.

Reuters melaporkan India merupakan pembeli utama komoditas Indonesia, termasuk minyak sawit dan batu bara. Dalam kunjungan itu, kedua negara juga menandatangani kerja sama penguatan rantai pasok mineral kritis, pertanian, serta rencana usaha patungan antara Steel Authority of India dan Krakatau Steel untuk produksi stainless steel slab di Indonesia.

Bagi Indonesia, India adalah pasar besar dengan pertumbuhan populasi dan kebutuhan industri yang kuat. Bagi India, Indonesia adalah mitra strategis di Asia Tenggara, memiliki sumber daya alam penting, jalur laut vital, serta peran besar di ASEAN. Karena itu, pertemuan Prabowo dan Modi tidak hanya bernilai simbolik, tetapi juga menyentuh kepentingan ekonomi yang konkret.

Pendidikan dan Kebudayaan Masuk Agenda Besar

Dalam pernyataan bersama, Prabowo dan Modi juga menyoroti pendidikan dan kebudayaan. Setneg mencatat kedua pemimpin mendukung pendirian Kampus Indian Institute of Management di Indonesia, serta membuka peluang kehadiran Indian Institute of Technology. Mereka juga mendukung peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan di India.

Bidang kebudayaan ikut mendapat tempat penting. Indonesia menyambut baik rencana restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia UNESCO. Selain itu, tahun 2026 sampai 2027 ditetapkan sebagai tahun Tagore Dewantara untuk diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia India.

Hubungan budaya menjadi bagian yang mudah dirasakan masyarakat. Lagu India, film Bollywood, kuliner, seni tari, yoga, hingga jejak peradaban India di Nusantara memberi dasar sosial yang sudah lama ada. Dalam resepsi komunitas India, kedekatan itu terlihat bukan sebagai teori, tetapi sebagai pengalaman langsung yang disampaikan Modi dan Prabowo di hadapan warga.

Indo Pasifik dan Global South Jadi Bahasa Bersama

Prabowo dan Modi juga membahas isu kawasan dan dunia. Setneg mencatat Prabowo menegaskan Indonesia dan India memiliki pandangan yang sejalan dalam menjaga perdamaian, memperkuat peran Global South, serta mendorong kawasan Indo Pasifik yang bebas, terbuka, transparan, dan berbasis hukum internasional dengan tetap menjunjung sentralitas ASEAN.

Prabowo menyebut Indonesia dan India sebagai dua demokrasi terbesar di dunia. India kini menjadi negara dengan penduduk terbesar, sementara Indonesia berada di urutan keempat. Ia meyakini kerja sama kedua negara akan membawa kebaikan bagi kawasan.

Reuters melaporkan Modi juga menekankan kerja sama keselamatan dan keamanan maritim di Samudra Hindia. Dalam pidatonya di parlemen Indonesia, Modi menyebut kemitraan kedua negara sebagai bentuk kepercayaan terhadap stabilitas Indo Pasifik dan kekuatan Global South.

“Di balik pujian Prabowo kepada Modi, ada pesan yang lebih besar, Indonesia ingin menempatkan India sebagai mitra penting dalam ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan diplomasi kawasan.”

Jejak Sejarah Soekarno dan Nehru Kembali Diangkat

Salah satu unsur yang membuat kunjungan Modi terasa kuat adalah rujukan sejarah. Prabowo berkali kali mengaitkan hubungan Indonesia dan India dengan Soekarno dan Jawaharlal Nehru. DetikNews mencatat Prabowo menyampaikan bahwa Soekarno menjadi tamu utama pada perayaan Hari Republik India pertama pada 1950, sementara ia sendiri mendapat kehormatan menjadi tamu utama pada peringatan Hari Republik India 2025.

Rujukan ini penting karena Indonesia dan India memiliki sejarah panjang sebagai negara besar pascakolonial yang ikut membentuk arah Gerakan Nonblok. Penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Modi juga dikaitkan dengan Nehru, yang pernah menerima tanda kehormatan serupa.

Dengan mengangkat Soekarno dan Nehru, Prabowo menempatkan hubungan Indonesia India bukan sebagai kerja sama baru, melainkan kesinambungan dari persahabatan lama. Panggung komunitas India menjadi tempat yang tepat untuk mengingatkan hal tersebut karena hubungan antarwarga sering kali menjadi penjaga ingatan sejarah.

Bahasa Personal dalam Diplomasi Resmi

Pernyataan Prabowo sebagai pengagum Modi memperlihatkan gaya diplomasi yang lebih personal. Dalam hubungan internasional, hubungan antarpemimpin bisa memengaruhi kecepatan komunikasi, kenyamanan negosiasi, serta keberanian membuka kerja sama baru. Pujian di ruang publik dapat menjadi sinyal bahwa kedua pemimpin ingin menjaga hubungan yang hangat.

Namun, Prabowo juga memberi batas yang jelas. Ia menyatakan tidak ikut campur dalam politik domestik India. Batas itu penting karena pujian kepada pemimpin negara lain bisa dibaca sensitif bila dikaitkan dengan dinamika politik internal negara tersebut. Dengan menegaskan kekaguman itu bersifat pribadi, Prabowo mencoba menjaga keseimbangan antara apresiasi dan prinsip saling menghormati kedaulatan.

Dalam diplomasi, gestur seperti ini sering terlihat kecil, tetapi dapat memberi warna pada hubungan bilateral. Apalagi, kunjungan Modi tidak hanya menghasilkan seremoni, tetapi juga daftar kerja sama yang luas dan sejumlah agenda strategis.

Komunitas India Menjadi Jembatan Hidup

Indian Community Reception bukan sekadar jamuan. Acara itu menempatkan komunitas India di Indonesia sebagai jembatan hidup hubungan kedua negara. Mereka bukan hanya penonton, tetapi bagian dari jaringan sosial, ekonomi, dan budaya yang membuat hubungan Indonesia India terasa dekat dalam kehidupan sehari hari.

Komunitas India di Indonesia punya peran dalam perdagangan, pendidikan, kesehatan, kuliner, budaya, hingga berbagai sektor usaha. Kehadiran mereka memberi wajah konkret pada hubungan diplomatik. Saat Prabowo dan Modi hadir bersama di hadapan mereka, pesan yang terlihat adalah bahwa hubungan negara juga harus menyentuh masyarakat.

Dengan sambutan hangat, penghargaan kenegaraan, kesepakatan strategis, dan resepsi komunitas, kunjungan Modi ke Jakarta memperlihatkan banyak lapisan hubungan Indonesia India. Di panggung JICC, kalimat Prabowo tentang kekaguman kepada Modi menjadi bagian yang paling mudah diingat publik. Namun, di balik kalimat itu, ada kerja panjang dua negara yang sedang merapikan hubungan pertahanan, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan posisi bersama di kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *